Kota Dumai

A. Gambaran Umum

1. Geografi

Kota Dumai terletak pada posisi antara 01o 26’ 50" - 02o 15' 40" Lintang Utara dan 101o 0’ 38" - 101o 43’ 33" Bujur Timur. Kota Dumai mempunyai luas 1,727,38 Km2 yang terbagi kedalam 7 Kecamatan dan 33 Kelurahan. Adapun batas-batas wilayah Kota Dumai adalah sebagai berikut:

  • Sebelah Utara berbatasan dengan Selat Rupat, Pulau Rupat, dan Selat Malaka.
  • Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis.
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Mandau dan Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis.
  • Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Tanah Putih dan Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir.

Peta Wilayah Administrasi Kota Dumai

Kecamatan yang memiliki wilayah terluas adalah Sungai Sembilan, yakni 975,38 Km2 atau 56,47% dari total luas wilayah Kota Dumai, kemudian diikuti Kecamatan Medang Kampai seluas 373 Km2 (21,59%). Kecamatan yang memiliki luas wilayah yang relatif sempit adalah Kecamatan Dumai Timur, yakni seluas 59 Km2 (3,42%)

2. Topografi

Kota Dumai sebagian terdiri dari dataran rendah di bagian Utara dan sebagian dataran tinggi disebelah Selatan. Pada umumnya struktur tanah terdiri dari tanah podsolik merah kuning dari batuan endapan, alluvial, dan tanah organosol dan gley humus dalam bentuk rawa-rawa atau tanah basah. Di wilayah Kota Dumai terdapat 15 buah sungai yang dapat dilayari oleh kapal pompong, sampan dan perahu sampai jauh ke daerah hulu sungai. Sungai Buluala, Sungai Senepis, dan Sungai Mesjid merupakan tiga sungai yang terpanjang di Kota Dumai.

3. Iklim

Daerah ini beriklim tropis dengan suhu udara berkisar antara 25oC - 36oC dengan tingkat kelembaban 82-84 persen dan terdapat dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan berlangsung pada bulan September hinggan bulan Februari, sedangkan musim kemarau berlangsung bulan Maret hingga bulan Agustus. Jumlah hujan pada tahun 2012 tercatat 168 hari dengan curah hujan sebanyak 2.584 mm.

B. Penduduk dan Ketenagakerjaan

Kota Dumai memiliki jumlah penduduk sebanyak 276.627, dengan kepadatan penduduk sebanyak 157 jiwa/km2. Kecamatan Dumai Timur merupakan yang terbanyak penduduknya, baik laki-laki maupun perempuan, yakni 58.793 jiwa. Kemudian diikuti Kecamatan Dumai Selatan sebanyak 48.752 jiwa, manakala penduduk yang sedikit berada di Kecamatan Medang Kampai, yaitu sebanyak 10.983 jiwa. Terdapat satu kecamatan di Kota Dumai yang memiliki penduduk sangat padat yakni Kecamatan Dumai Kota dengan kepadatan 11.225,23 jiwa/Km2. Sementara kecamatan yang relatif jarang penduduknya adalah Kecamatan Sungai Sembilan, yaitu 29 jiwa/Km2.

Tingkat pendidikan tenaga kerja di Kota Dumai dapat di lihat dari tingkat pendidikan pencari kerja yang terdaftar di Dinas Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Sosial Kota Dumai. Pencari kerja Kota Dumai sebagian besar (63,8%) berpendidikan SLTA (SMU + SMK berjumlah 4.934 jiwa), selanjutnya adalah pada jenjang (S1) sebanyak 1.059 jiwa (13,7%) dan Diploma 3 sebanyak 804 jiwa (10,4%). Tenaga kerja yang banyak terserap oleh pasar kerja Kota Dumai adalah jenjang SLTA, yaitu dari 4.934 yang mencari kerja telah ditempatkan sebanyak 1.455 (29,5%). Komposisi tenaga kerja jauh berbeda dengan kondisi Indonesia umumnya. Karena itu pendidikan menengah menjadi penting dipahami karena tamatannya memiliki nilai waktu relatif lebih tinggi pada pasar kejra dibandingkan dengan pendidikan renda atau SD.

C. Potensi dan Peluang Investasi

1. Sektor Pertanian

(a). Subsektor Tanaman Pangan

Ada Delapan komoditas tanaman pangan yang dominan diusahakan masyarakat di Kota Dumai, yakni Padi Sawah, Padi Ladang, Jagung, Ubi Kayu, Ubi Jalar, Kacang Tanah, Kacang Kedelai, Kacang Hijau. Investasi pada usaha budidaya, agroindustri hilir dan perdagangan komoditas tersebut masih cukup besar.

Potensi Komoditi Pertanian Tanaman Pangan di Kota Dumai, Tahun 2012

No Uraian Luas Panen (Ha) Produksi (Ton) Lokasi Kepemilikan Peluang Investasi
1 Jagung 79 200,00 Bukit Kapur, Medang Kampai, Sungai Sembilan, Dumai Barat, Dumai Timur Masyarakat Budidaya, Perdagangan, Industri
2 Kacang Hijau 14 16,80 Sungai Sembilan Masyarakat Budidaya, Perdagangan, Industri
3 Kacang Kedelai 12 14,40 Medang Kampai, Dumai Barat Masyarakat Budidaya, Perdagangan, Industri
4 Kacang Tanah 73 88,80 Bukit Kapur, Medang Kampai, Sungai Sembilan, Dumai Barat Masyarakat Budidaya, Perdagangan, Industri
5 Padi Ladang 1.115 2.787,50 Medang Kampai, Sungai Sembilan, Dumai Barat Masyarakat Budidaya, Perdagangan
6 Padi Sawah 1.222 3.910,40 Medang Kampai, Sungai Sembilan, Dumai Timur Masyarakat Budidaya, Perdagangan, Industri
7 Ubi Jalar 61 427,00 Bukit Kapur, Sungai Sembilan, Dumai Barat Masyarakat Budidaya, Perdagangan, Industri
8 Ubi Kayu 417 4.170,00 Bukit Kapur, Medang Kampai, Sungai Sembilan, Dumai Barat, Dumai Timur Masyarakat Budidaya, Perdagangan, Industri

Sumber: Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan

(b). Subsektor Perkebunan

Sebagaimana halnya Kabupaten lain di Riau, Kota dumai memiliki potensi pada subsector perkebunan dengan komoditas utama adalah Karet, Kelapa Sawit dan Kelapa. Sebahagian terbesar komoditas Karet dan Kelapa diusahakan oleh masyarakat, sedangkan Kelapa sawit disamping dimiliki masyarakat juga dimiliki oleh pihak swasta

Potensi Komoditi Perkebunan di Kota Dumai, Tahun 2012

No Uraian Luas Panen (Ha) Produksi (Ton) Lokasi Kepemilikan Peluang Investasi
1 Karet 2.293,10 1.496,61 Bukit Kapur, Medang Kampai, Sungai Sembilan, Masyarakat, BUMN, BUMS Budidaya, Perdagangan, Industri
2 Kelapa 1.954,50 922,45 Bukit Kapur, Medang Kampai, Sungai Sembilan, Dumai Barat, Dumai Timur, Dumai Selatan Community, BUMN, BUMS Perdagangan, Industri
3 Kelapa Sawit 35.265,00 75.984,81 Bukit Kapur, Medang Kampai, Sungai Sembilan, Dumai Barat, Dumai Timur, Dumai Selatan Masyarakat, BUMN, BUMS Perdagangan, Industri

Sumber: Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan

(c). Subsektor Peternakan

Potensi budidaya peternakan terdapat di seluruh kecamatan, namun produksi di dominan berasal dari kecamatan Bukit Kapur. Ternak yang dibudidayakan di berbaga kecamatan adalah Kambing sebanyak 8.408 ekor, kemudian diikuti ternak Babi sebanyak 6.882 ekor, selanjutnya Kerbau sebanyak 41 dan Sapi sebanyak 4.756 ekor.

Potensi Peternakan di Kota Dumai, Tahun 2012

No Uraian Populasi (Ekor) Produksi (Kg) Lokasi Kepemilikan Peluang Investasi
1 Babi 6.882 625 Bukit Kapur Masyarakat, BUMN, BUMS Budidaya, Perdagangan
2 Kambing 8.408 276 Bukit Kapur Masyarakat Budidaya, Perdagangan
3 Kerbau 41 17 Bukit Kapur Masyarakat Perdagangan, Industri
4 Sapi 4.756 309 Bukit Kapur Masyarakat, BUMN, BUMS Budidaya, Perdagangan

Sumber: Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Dumai

(d). Subsektor Perikanan

Usaha perikanan di Kota Dumai terdiri dari usaha perikanan lau dan usaha perikanan air tawar. Hasil Produksi perikanan laut di Kota Dumai pada tahun ini mencapai 926.758,00 ton, perikanan kolam mencapai 155,39 ton, sedangkan hasil produksi untuk perikanan tambak mencapai 9,34.

Potensi Subsektor Perikanan di Kota Dumai Tahun 2012

No Uraian Produksi (ton) Lokasi Kepemilikan Peluang Investasi
1 Kolam 155,39 Bukit Kapur, Medang Kampai, Sungai Sembilan, Dumai Timur, Dumai Barat Masyarakat Budidaya, Industri, Perdagangan
2 Perikanan Laut 926.758,00 Medang Kampai, Sungai Sembilan, Dumai Barat Umum Penangkapan, Industri, Perdagangan
3 Tambak 9,34 Sungai Sembilan Masyarakat Budidaya, Industri, Perdagangan

Sumber: Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Dumai

GAMBAR PROMOSI DAN EVENT PENTING LAINNYA